Serdang Bedagai, Kongkrit.com—Lambatnya kinerja Inspektorat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara dan instansi terkait  dalam melakukan pengusutan terhadap  pekerjaan pembangunan Drainase yang diduga di “Mark Up” di Dusun IV Desa Pematang Terang Kecamatan Tanjung Beringin Sergai, Minggu (13/1)

Inspektorat sergai melalui Inspektur Pembantu Pemerintahan (Irban) IV Adi Ma’rif Bersama Auditor pernah mengunjungi dan melakukan pemeriksaan, atas pekerjaan itu pada Kamis (6/12/18) yang lalu, untuk menindak lanjuti terkait adanya laporan dari LSM NGO HiDS Sergai dan pemberitaan dimedia masa maupun media online Tentang Pekerjaan pembangunan drainase sepanjang 400 meter itu yang di ketahui bersumber dari Anggaran Dana Desa(DD)2018 senilai Rp 429.807.219 diduga dikerjakan asal jadi dan amburadul, sehingga menimbulkan dugaan adanya indikasi penyimpangan dalam pengelolaan Anggaran Desa yang bersumber dari APBN tersebut.

Pada pelaksanaan pekerjaan pembangunandrainase itu yang diduga tidak memakai pondasi,dan ukuran tinggi serta kedalaman pada dinding tembok drainase itu tidak merata sehingga Di kuwatirkan akan ketahanannya, yang diduga akibat pekerjaan tersebut dimotori atau di borongkan pada pihak ketiga yang diketahui pemborong atau pekerja berasal dari luar kecamatan Tanjung Beringin.

Selain itu dilokasi pekerjaan tersebut sebelumnya juga tidak ada terpasangnya papan informasi Kegiatan pekerjaan sesuai ketentuan yang tertuang dalam undang -undang No14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi publik (KIP).

Sehingga tidak diketahui Sumber dana, Volume dan lamanya pekerjaan itu dilakukan, sehingga hingga kini menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat, dan Namun belum ada tanda-tanda hasil yang pasti dalam pemeriksaan Inspektorat hingga berita ini diturunkan.

Menurut pantauan awak media Selasa (8/1/19) pekerjaan itu terlihat semakin kacau balau  bahkan dinilai tidak selesai dan terdapat  keretakan disetiap dindingnya.

Ketika dikonfirmasi, Pembantu Pemerintahan (Irban) IV Inspektorat Sergai AdiMa’rif melalui via ponsel Jumat (11/1/19) tentang hasil perincian dan pengawasan dalam pekerjaan itu, Adima’rif mengatakan saya lagi rapat. tak lama kemudian iya (Red-Adi ma’rif) mengatakan datang aja kekantor, ya Bang” ucapnya.

Ketua Lsm NGO HIDS Sergai Aswad saat menanggapi masalah tersebut meminta pada Instansi terkait untuk serius dalam melakukan pengawasan sesuai tugas yang diembannya, karena Inspektorat adalah salah satu lembaga khusus dalam pengawasan Dan rincian penggunaan anggaran yang diberikan oleh Pemerintaha ntuk sarana Infrastruktural yang dibutuhkan oleh masyarakat, Pungkas Aswad. (Dipa).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *